Bersuaralah, sebelum bersuara itu dilarang...
Dear All,
Sehubungan dengan pembahasan RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi (RUU APP)
yang sudah semakin gencar akhir2 ini, dan sehubungan dengan adanya kasus
polisi/hakim moral di Tangerang
(http://kompas.com/kompas-cetak/0603/02/utama/2478744.htm) maupun Batam
(http://www.thejakartapost.com/yesterdaydetail.asp?fileid=20060227.D02)
beberapa terakhir belakangan ini, maka mungkin sudah sepantasnya kita --
yang mungkin merasa miris dengan kejadian seperti itu -- untuk
menyuarakan kekhawatiran yang mungkin sudah timbul di hati kita.
Kalau tanpa payung hukum seperti RUU APP ini saja, sudah ada yang berani
bertindak menjadi polisi/hakim moral yang merasa dirinya lebih baik dan
lebih alim dibanding yang lain, bisa dibayangkan kemunafikan seperti apa
yang kelak akan terjadi di negeri ini kalau RUU APP dalam bentuk nya
seperti sekarang jadi diundang-undangkan.
RUU APP ini harus dibatalkan, atau setidaknya dilakukan revisi ulang.
(catatan : buat yang belum mengetahui bagaimana draft isi dari RUU ini,
bisa didownload file nya dari situs www.dpr.go.id , atau kirim email
kepada saya : deddy.depari@gmail.com untuk mendapatkan soft copy nya).
Karena itu, saat ini, kalau ada yang berminat untuk menyuarakan suara
dan kekhawatirannya, silahkan berikan suara anda melalui petisi online :
http://www.petitiononline.com/ruuapp/petition.html
Untuk mengisi petisi nya dibutuhkan waktu yang sangat sebentar...hanya 1
menit maksimal :)
Petisi ini akan coba dikomunikasikan ke sebanyak mungkin milis yang ada,
dan jg mungkin ke beberapa media massa online yg (moga-moga) bersedia
memberikan sedikit publikasi akan hal ini. Kalau suara yang terkumpul
cukup banyak, kita akan mencoba membawa hasil petisi ini ke DPR atau
pemerintah melalui sekretariat dari kedua lembaga itu. Entah mereka
bakal mau dengar atau tidak, tapi setidaknya kita sudah melakukan apa
yang mungkin untuk kita lakukan...dan hasilnya sudah bukan bagian kita
lagi untuk menentukan :)
Kalo ada yg mau sedikit repot, mohon bantuannya untuk menyebar luaskan
petisi online ini kepada milis2 komunitas orang Indonesia apa saja yg
diikuti.
Tapi, bagi yang mungkin tidak terlalu mau memusingkan hal seperti ini,
tidak apa-apa...silahkan aja dilewatkan tulisan ini, dan tidak usah
dianggap terlalu serius...dan mohon maaf untuk group email nya...:)
Suara kita mungkin kecil, tapi tetap suara adalah untuk dipergunakan... :)
Bersuara sekarang, atau kesempatan itu akan hilang selamanya...
Salam,
-d-

